Sunday, November 15, 2009

Math can do you no harm...

Banyak orang kadang menganggap hidup ibarat sebuah fungsi deret tak-terhingga. Ada benernya. Hidup bagaikan sangat tak terbatas, namun bisa diprediksi, bisa dimanipulasi. Dan terkadang orang sering mengambil keputusan cepat. Konvergen atau Divergen? Perkembangan atau Mundur? Menanjak atau mengecil?

Ada juga yang menganggap hidupnya kaya fungsi periodik, ada naik ada turun dan terus berulang...
Ibarat roda, ada yang di atas, kadang di bawah

Ada lagi yang menganggap hidupnya kaya fungsi numerik. Apa yang sebenernya terjadi bisa didefinisikan dengan turunan/diferensial fungsi pada satu titik tertentu. Hasil yang didapatkan berupa persamaan gradien, dan dicari apakah gradiennya naik, turun, atau rata. Orang-orang seperti ini, dalam hidupnya setiap keadaan yang dialami dianalisis pada satu titik tertentu, kemudian dia mengambil kesimpulan: "Oh hidup saya lagi menurun", "Oh lagi naik", atau "Hidup gw lagi biasa-biasa aja tuh!". Semua dianalisis tergantung dari apa yang dialami saat itu juga.
Dengan kata lain: bisa jadi Saat ini, Nasib lagi baik, ato nasib lagi buruk...

Ada juga yang menganggap hidupnya kaya vektor ruang. Mereka memanipulasi vektornya. Kadang mereka punya satu titik tujuan, tapi jalan buat ke titik itu macem-macem. Ada yang ngambil jalan terpendek, ada yang muter-muter dulu. Life's an adventure katanya.. :)

Apapun asumsinya, semuanya bener, valid dan relevan...

Yang mungkin harus disadari adalah dalam fungsi hidup, variabel bisa berubah. Dan kegagalan orang adalah mereka seringkali nggak menyadari atau tidak mempersiapkan perubahan variabel tersebut. Nggak siap, trus akhirnya depresi deh.. Fungsi hidup itu kadang unpredictable. Jadi yaudah, terima aja.. Jalanin aja...

Yang penting adalah gimana cara kita meng-integralkan fungsi tersebut, agar kita bisa mencapai luas daerah di bawah kurva yang maksimum, gimana cara kita memaksimalkan hidup, terlepas dari berubah-ubahnya variabel dalam fungsi tersebut...

Life changes, People too...

0 comments: