Thursday, April 8, 2010

Buat Adik-adikku

Well,, saat ini udah masuk bulan April taun 2010. Kita udah terbiasa tau, kalo deket-deket tengah taun, bakal ada ratusan ribu siswa Indonesia yang lulus dari SMA, dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Singkat kata, bakal banyak banget anak SMA yang akan berlomba-lomba untuk memilih universitas, institut, atau Sekolah Tinggi lainnya guna menuntut ilmu ke taraf yang lebih professional. :D

Disini, gw cuma akan membagi beberapa ide dan buah pikiran gw. Gw saat ini kuliah di semester 8 Institut Teknologi Bandung. Tempat kuliah yang saat ini katanya merupakan salah satu Universitas paling bergengsi di Indonesia, paling top, dan paling dipandang... Bener emang? Pada kenyataannya sangat banyak dan bahkan sebagian besar orang disini bilang begitu. Gw sih yah, memang mengakui ada benernya juga. ADA benernya loh ya, bukan selalu benar!

Gw dulu waktu SMA pengen masuk ITB karena emang gw pikir kotanya enak (walau ternyata sebaliknya), dan Universitas yang bagus, bisa menjamin skill professional gw, dan memang mempermudah gw di usia early 20s untuk mulai berkarya. Dan Gw berharap bisa mendapat pandangan yang lebih professional supaya gw bener-bener bisa ikut "making something". :)

Itb itu bagus, dan memang apa yang kita pelajari levelnya jauh di atas Universitas lain secara akademik dan kurikulum. Spesialisasi dari setiap kelompok keahlian bener-bener dibagi dengan baik, dan bener-bener mampu mengakomodasi minat setiap Siswa SMA yang bener-bener ingin berkecimpung di bidang Teknologi.

Gw pun masuk ke universitas ini, penuh harap, penuh ekspektasi, dan penuh semangat. Kalo ada tugas bikin susah, gw masih inget bahwa tempat kuliah ini masih lumayan lebih baik dibanding tempat kuliah lain.. dan gw move on..

Sekarang gw semester 8, dan gw belajar sangat banyak. Terlepas dari saat ini "gw udah bisa apa", gw bener-bener sudah belajar banyak. Dan gw ingin membagi ini semua buat kalian yang baca tulisan gw saat ini.

Bila kalian nantinya pengen banget kuliah di ITB atau universitas negri lainnya, Nggak ada salahnya untuk kalian berpikir berulang kali. Kuliah adalah salah satu jenjang yang terpenting yang menentukan prestasi kalian di bidang professional nanti. So make sure that you really would fit in here...

Kenapa sih di Indonesia itu, nyaris semua mindset warga-negaranya beranggapan hal-hal demikian?
"Universitas, harus universitas negri.."

Memang lulusan ITB lebih dipandang. Tapi bukan itu kan yang jadi alesan utama kalian untuk milih sebuah tempat kuliah kan? Well, dari pengalaman gw, ITB pada nyatanya nggak punya fasilitas yang bagus-bagus amat. Nyari WC yang layak aja susah kok. Dan sarana prasarana kegiatan mahasiswa juga dibuat seadanya. Gw juga ngeliat ada kesan yang nggak welcoming dari kampus ini.

dari segi ekonomi, Kuliah di ITB juga saat ini harganya udah nggak ada bedanya dengan Universitas Swasta. Harga sama, dengan fasilitas yang saat ini gw liat lebih bagusan Universitas Swasta macem B**US, U*H, U*PAR.

Yang terpenting disini adalah pastikan bahwa kalian bener-bener bisa jadi pribadi yang lebih baik dari segala macam aspek, termasuk dari aspek non-akademis anda. Pastikan bahwa lingkungan tempat kuliah yang kalian pilih benar-benar akan cocok untuk menampung minat, ide, inovasi dan pendapat anda. Pilihlah tempat kuliah yang menjamin hubungan partnership antara anda sebagia siswa dan tenaga pendidik, bukannya pandanga PENGAJAR SELALU BENAR, SISWA HARUS IKUT PENDIDIK. Dan pilihlah lingkungan kuliah yang benar-benar menerima kalian. Dalam sebuah lingkungan Advance Learning yang ditawarkan sebuah universitas, sudah bukan jamannya lagi tenaga pendidik selalu benar. Advance Learning harus menjamin tersalurkannya ide dan inovasi anda dalam menuntut ilmu...

So far, gw menemukan beberapa kesulitan dalam beberapa aspek selama berkuliah di ITB, beberapa budaya yang tidak cocok, serta adanya kecenderungan bahwa civitas akademia ITB adalah civitas akademia yang arogan. Mereka merasa menjadi center of the world, karena telah berhasil mencetak beberapa tokoh ternama. Dunia perkuliahan TIDAK diciptakan untuk mencetak tokoh ternama, tapi mencetak pribadi yang agung. Kultur ini pun mendarah daging hingga ke level yang terendah. Ada suatu sistem yang tidak berjalan di lingkungan ITB. Semuanya nampak serba salah. Ide dan Inovasi gw tidak sepenuhnya bisa tersalurkan di universitas ini. Dan buat gw pribadi, universitas ini nampak menjadi investasi yang tidak begitu baik bagi diri gw pribadi. Hal serupa juga banyak gw temukan di universitas-universitas negri lainnya di negara ini.

Disinilah gw belajar banyak. Ternyata apa ekspektasi gw selama gw sekolah dulu terhadap dunia pendidikan tinggi nampak salah total. Gw memandang segalanya hanya dari segi akademis. Tapi gw lupa akan apa yang sebenernya gw butuhkan...

Pesen ini pengen gw sampein ke semua temen-temen gw yang mungkin dalam waktu dekat ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Gw pengen ngajak kalian untuk berpikir lebih terbuka tentang apa yang sebenernya kalian harapkan dari sebuah pendidikan tinggi?

Untuk masalah peluang akademis? kita udah harus berani berpikir lebih terbuka dari generasi sebelum-sebelum kita. Kuliah di tempat lain selain ITB, UI, ITS, UGM dan lain-lain juga tidak menutup kemungkinan anda untuk mendapat peluang yang sama. Zaman sekarang adalah zaman yang lebih terbuka. Peluang lebih berlimpah... Pastikan kalian semua benar-benar bisa jadi pribadi yang lebih baik, lebih efisien, maka berbagai jalan juga akan terbuka untuk kalian. Hati kalian yang menentukan kesukesan kalian ke depannya. Bukan Transkrip anda kuliah di universitas (yang katanya) paling bergengsi di Indonesia.

Gw pengen semua siswa di negara ini mengerti akan hal tersebut, dan tidak terpaku oleh sebuah pandangan buta seperti: "Gw harus kuliah di biar gampang dapet kerja". "Gw harus lulus IP tinggi dari sini, biar sukses". You're the pilot of your own life, and your own future. Nggak peduli pendidikan manapun yang kalian ambil karena bukan itu kunci sukses kalian. Pastikan kalian bahagia dengan pilihan yang kalian ambil...

Kelemahan generasi muda Indonesia adalah pandangan mereka yang buta, dan terperangkapnya mindset mereka dalam sebuah budaya dan etos kerja yang rendah....

*Gw nggak punya banyak temen SMA, but feel free to repost this to your friends.. :)
Hope it helps.. :)

2 comments:

silenceraloner said...

Uhm..adik2 uda baca kan??
Ok then, Ayo berbondong2 masuk ITB..(khususnya yg cewe ni..haha)

Biar ITBnya kita ubah jadi kampus yang bener2 menjadi tempat kuliah manusia berbudaya..,
Kita didik bukan untuk jadi robot Dek..

Bwt semua calon adek awak di luar sana..regards^^

Kez said...

Iyooo.. Bener dah dho.. :D
Hahahahahahahahahahahah....